Breaking News
Home > Tia Ayu Lestari

Tia Ayu Lestari

Hobby menulis cerpen dan puisi

Kata Cinta Pertama

“Aku cinta kamu.” Ucapku penuh perasaan pada pria tampan berkemeja abu-abu yang tengah membaca sebuah buku tebal dihadapaannya. “Lalu?”Tanya pria yang sudah kucintai selama tiga tahun itu. Aku merengut kesal. “Kok lalu sih? Ayo kita pacaran!” pintaku tegas. “Maaf Lana, aku gak berniat untuk pacaran.”jawab priaku yang kupanggil Azka itu. …

Read More »

Simplicity

Gadis itu, selalu berdiri diam di pojokan lift setiap kali kami tak sengaja bertemu. Dia selalu menunduk dan mundur perlahan seakan dengan berdiri di sudut bisa mengaburkan sosoknya yang amat sangat mencolok. Awalnya aku hampir tak meliriknya sekalipun. Bahkan baru beberapa hari lalu aku tahu siapa nama panjang dan usianya. …

Read More »

Fur Alice

Dua pria tampan berjas hitam berdiri mengapit seorang wanita bergaun putih dengan senyum bahagia merekah di wajahnya. Wanita itu tampak tersenyum mengagumi gaun putih mengembang yang tampak melekat di tubuhnya.  Dia memejamkan mata, lalu meyandarkan kepalanya dengan manja pada pria tampan di sisi kirinya yang tampak menatapnya lembut dari cermin …

Read More »

Killing Zone

“Pagi cantik!” sapaan rutin pagi hariku terdengar dengan merdu di telingaku. Aku tersenyum lembut kearah pria tampan, tinggi dan berlesung pipi yang mencubit pipiku dengan gemas itu. “pagi juga! Kok baru dateng? Telat bangun lagi?” tanyaku dengan curiga. Dia tertawa pelan di sebelahku, “ Yaah, begitulah. Semalem aku ngerjain tugas …

Read More »

Eternal Love

Neta. Hari ini, aku mendatanginya lagi dengan wajah berbinar. Masih berharap dengan bodoh, kelak dia yang ku puja sedikit menoleh pada hatiku yang mendamba. “Nino, aku datang lagi! Hehe… Kamu lagi apa?” Dia menoleh sekilas padaku. Dingin, selalu wajah itu yang kutemui dari sahabatku sejak lama itu. “Ada apa?” Tanyanya …

Read More »

Bocah Warna Warni

Jeritan demi jeritan familiar menggema di antara deretan rumah kayu reot di sisi sungai keruh berbau busuk. Orang-orang yang sibuk dengan hidupnya sendiri, tak bergeming karena suara itu sudah bagai lagu pembuka malam yang rutin mereka dengar setiap hari. Ada yang bemain catur di pos ronda, ada yang meminum kopi …

Read More »

Andakara Part 02

Aku mengikutinya secara diam-diam. Konyol memang. Tapi aku tahu dan sadar yang aku lakukan. Aku jatuh cinta, pada seorang gadis polos dan sederhana yang kini tampak tengah memijat-mijat kaki kurusnya di pinggiran trotoar pasar. Aku tersenyum. Konyol. Entah bagaimana caranya seorang gadis dengan daster lusuh dan keringat di seluruh wajah …

Read More »

Andakara Part 01

Kupandangi undangan merah hati itu dengan sedikit kesal dan putus asa.Nama adikku, Azka Putra tertera dengan huruf yang cukup besar sebagai mempelai prianya. Untuk kesekian kalinya rasa putus asa menyerangku.Bukan karena adikku akan melangkahiku menikah yang kufikirkan, tapi titah ibuku yang wajib kupatuhi dan kemauan hatiku yang bertentanganlah yang menyiksaku …

Read More »

Bunga (Perawan) Part 05

Lulus Moderasi: 14 Desember 2016 Aku menggenggam erat tangan Melati yang terasa dingin di tanganku.”Kita akan baik-baik saja, Mel. Kamu jangan khawatir.” ucapku sambil tersenyum lembut berusaha menenangkannya. Aku menelan ludah susah payah. Sebenarnya aku pun amat sangat takut. Pintu kayu rumah orang tuaku yang kini ada di depanku, rasanya …

Read More »

Bunga (Perawan) Part 04

“Mel, boleh minta sesuatu?” tanyaku serius. Melati mengangguk bingung. “iya. Ada apa, Pak Dokter?” tanyanya lembut.  “Kalau saya minta kamu ikut berjuang demi kita, kamu mau?” tanyaku tanpa ragu. Melati terlihat terkesiap, lalu dia tampak diam dengan wajah tak terbaca. “ kenapa dokter pilih Melati?” tanyanya pada akhirnya. Aku tersenyum …

Read More »