Breaking News
Home > Cara Kirim Cerpen

Cara Kirim Cerpen

HALLO PENULIS CERPEN

Untuk mengirimkan cerpen hasil karya kamu di www.penuliscerpen.com, caranya sangat mudah!

Ketiklah cerpen kamu di Ms. Word dan kirim via email ke timpenuliscerpen@gmail.com, dengan aturan sebagai berikut:

Judul Cerpen:

Penulis Cerpen:

Kategori Cerpen: (pilih yang paling mendekati/cocok, minimal 1 kategori dan paling banyak 3 kategori)

*isi cerpen

**********

**********

**********

*isi cerpen (minimal 300 kata)

Diakhiri dengan:

Nama Penulis cerpen:

Nama Blog: (jika ada)

Nama Facebook: (jika ada atau sosial media lainnya)

About: (berisi deskripsi singkat tentang penulis)

Sertakan Gambar: (jika ada)

Harap Di Baca Ya!

“Mohon sebelum mengirimkan cerpen, di cek kembali, mulai dari kata-kata sampai susunan paragrafnya, supaya nanti ketika dibacanya jadi enak”

“Diharuskan pakai Bahasa Indonesia yang benar, perhatikan juga tata bahasa dan tanda baca”

“Beberapa kata gaul atau kata singkatan gaul boleh dipakai namun jangan over”

“Cerpen yang sudah dikirim akan melalui proses moderasi, oleh karena itu harap bersabar, karena perlu waktu untuk menayangkannya” Jika sudah mengirimkan cerpen berarti kamu sudah membaca Syarat dan Ketentuan Kirim Cerpen.

www.penuliscerpen.com adalah sebagai media untuk mengirimkan cerpen (cerita pendek).

Pada situs ini, kami telah membuka peluang kepada siapa saja atau kepada para penulis cerpen untuk mengekpresikan hasil karya tulisan cerita pendek untuk dipublikasikan atau ditayangkan, agar hasilnya karyanya dapat dibaca oleh pemirsa di seluruh dunia.

Kami tidak memberikan biaya kepada para Penulis Cerpen yang ingin mengirimkan hasil-hasil karyanya di sini, ini berarti bebas biaya alias GRATIS!

Bagi siapa saja yang berkeinginan untuk mendapatkan pembaca seluruh dunia khususnya di Indonesia. Inilah saatnya memulai untuk mendapatkan penggemar atau pengikut dari pemirsa setia kamu, dimanapun berada. Harapan dan keinginan pastinya akan terwujud, jika langsung kita laksanakan, ayo! jangan tunda lagi!!

Hasil karya para Penulis Cerpen pastinya akan selalu dihargai, karena telah dapat memberikan manfaat untuk “membudayakan membaca”. Siapapun kamu dapat mencobanya, baik yang sudah professional maupun yang sedang belajar membuat cerpen.

Harapan kami adalah agar para Pemuda Pemudi Indonesia dapat membiasakan diri untuk “membudayakan membaca” sehingga akan mendapatkan pengetahuan, ide, motivasi dan inspirasi dimana www.penuliscerpen.com merupakan hasil dari para Penulis Cerpen di Indonesia.

Syarat dan Ketentuan Kirim Cerpen

HALLO PENULIS CERPEN

Syarat dan Ketentuan ini dibuat agar para penulis cerpen mempunyai acuan dan tidak lagi bingung dalam mengirimkan cerpen di www.penuliscerpen.com, oleh karena itu syarat dan ketentuan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya, sehingga menjadi acuan dalam peraturannya yang harus ditaati.

Point – Point Syarat dan Ketentuan Isi Cerpen:

1. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

2. Isi cerpen tidak mengandung unsur S4R4 dan berbau P0rn0grafi.

3. Isi cerpen tidak mengandung bahasa vul9ar dan sadi5

4. Tidak membanding-banding suatu agama atau suatu golongan tertentu.

5. Tidak berpotensi menimbulkan kontroversi.

Jika di kemudian hari, dari kelima point di atas masih ada kekurangan untuk syarat dan ketentuan, maka akan terjadi update untuk menghindari pelanggaran yang terjadi (update 26 November 2016).

Visi dan Misi www.penuliscerpen.com:

1. Sebagai wadah untuk mengapresiasikan hasil karya anak bangsa melalui sebuah cerpen, yang dapat di baca oleh seluruh pemirsa dimanapun berada.

2. Menjadi rujukan untuk bacaan-bacaan cerpen-cerpen dari hasil karya anak banga dan dapat dibaca untuk semua golongan dan usia.

3. Menjadi tempat untuk mengasah keterampilan dalam menulis cerpen atau membuat cerita.

4. Membudayakan dan membiasakan untuk membaca, karena dengan membaca menjadikan pengetahuan akan bertambah.

5. Menjalin tali silaturahmi persahabatan dimanapun berada.

Note : Sejarah dan Asul-Usul Cerita Pendek dapat dilihat pada Wikipedia- Cerita-Pendek.

Merujuk Kepada Visi dan Misi :

Mohon agar sebelum mengirimkan cerpen, agar membiasakan untuk syarat dan ketentuan yang sudah diberlakukan agar visi dan misi kita dapat tercapai.

Berikut Adalah Pedoman dan Panduan Tanda Baca :

1. Spasi setelah tanda (,) koma (contoh : teman, sahabat dan saudara).

2. Spasi setelah tanda (.) titik (contoh : teman. Sahabat dan saudara).

3. Hurup besar setelah tanda (.) titik (contoh : teman. Sahabat dan saudara).

4. Pemberitan tanda (!) seru, (?) tanya, dapat diberikan sewajarnya saja.

5. Untuk nama Orang, nama Tokoh atau nama Tempat (biasakan dengan huruf Kapital di depannya)

Rujukan lengkap pedoman dan panduan penulisan tanda baca dapat dilihat pada Wikipedia-Tanda-Baca.

Penyingkatan Kata-Kata Yang Harus Dihindari :

1. Yg, dg, dgn, krn, q, km, kls, tp, dsb, dll.

2. Sama”, sama2, sama2an.

Harap Perhatian Typo :

Typo merupakan kesalahan kata dalam pengetikan. Mohon baca ulang kembali cerpen kamu, sebelum nanti dikirimkan ke www. penuliscerpen.com.

Hak Cipta :

Jika berkeinginan mengirimkan cerpen dari hasil karya orang lain, sebaiknya mintalah izin terlebih dahulu kepada penulis aslinya, sebelum akhirnya di tayangkan di www.penuliscerpen.com, hal ini sangatlah penting untuk dilakukan, agar dapat menghindari klaim hak cipta dari penulis aslinya.

Publikasi atau Penayangan :

Tim Penulis Cerpen berhak menghapus cerpen, jika ditemukan atau adanya laporan negative maupun pelanggaran.

Cerpen Adalah Cerita Pendek :

Sebagaimana dengan maksud dan tujuan cerpen adalalah sebagai cerita pendek, di dalamnya mengandung :

Alur Cerita (Plot)

Adanya Tokoh (Karakter)

Dialog (melakukan dialog dengan tokoh lain atau dengan dirinya sendiri )

Narasi

Dan sebagainya.

Jumlah Kata (word count) Cerpen (Cerita Pendek) :

1. Jumlah minimal kata (word count) adalah 300 kata (ini berfungsi agar kamu-kamu yang ingin belajar membuat cerita pendek tidak terlalu dipusingkan atau dibingungkan untuk menguraikan kata-katanya menjadi banyak).

2. Jika jumlah kata melebihi dari 1000 kata, maka akan dibuatkan part, contoh: Cerita Pendek (Part 1), Cerita Pendek (Part 2), Cerita Pendek (Part 3) dan seterusnya.

Note : untuk melihat jumlah kata, dapat kamu lihat pada Microsoft Word, di pojok kiri bawah (Words:…)

Upload Gambar :

Upload gambar bukanlah merupakan suatu hal yang wajib, sehingga jika telah mengirimkan cerpen, namun tidak upload gambar, maka cerpen tetap bisa dipublikasikan / ditayangkan.

Hasil Kiriman dan Informasi :

Jika cerpen sudah di publish/ditayangkan maka akan diberitahukan via email, untuk memantau hasil kiriman cerpen dilihat pada widget “Cerpen Terbaru”. Tim www.penuliscerpen.com berhak mengurangi atau menambahkan Syarat dan Ketentuan, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Copyright and Publisher

Copyright and Publisher (Hak Cipta dan Penayangan) adalah halaman untuk memberikan acuan kepada para penulis cerpen, bahwa hasil karya cerpen yang sudah dikirimkan merupakan hasil karya kamu sendiri, sedangkan jika terdapat hasil karya orang lain, hal demikian dikarenakan sudah melalui proses izin kepada penulis aslinya, agar dapat ditayangkan di www. penuliscerpen.com.

Oleh karena itu, demi terciptanya itikad baik dari para penikmat pembaca cerpen, sehingga mampu menciptakan hubungan saling mengerti dan saling menghargai satu sama lain, sehingga hasil karya para Penulis Cerpen menadi lebih dihargai.

Untuk mencegah keluhan dari para Penulis Cerpen, maka setiap cerpen yang tayang akan di-protect, demi mengurangi dampak dan akibat dari para penikmat cerpen yang tidak bertanggung jawab, yaitu dengan cara mempublikasikan hasil karya para Penulis Cerpen tanpa menyertakan nama penulis aslinya. Oleh karena itu juga kami menjaga privacy dari pada Penulis Cerpen agar hasil-hasil karyanya menjadi lebih dihargai.

Biasakanlah untuk meng-KLIK tombol SHARE, sehingga link asli/rujukan tetap terjaga begitu juga nama penulis aslinya.

Setiap cerpen (Cerita Pendek) yang telah terbit, merupakan hasil karya dari para Penulis Cerpen, sehingga setiap hasil karyanya adalah hak cipta dari para penulisnya. Situs ini telah menjadi penyedia sebagai wadah untuk mengirimkan dan mempublikasikan hasil karya para Penulis Cerpen. Cerpen-cerpen yang sudah ditayangkan telah mendapatkan izin dari para penulisnya, juga tertera nama penulisnya pada akhir cerpen :

Penulis Cerpen:

Facebook: (jika ada)

Twitter: (jika ada)

Blog: (jika ada)

Semoga dengan adanya “Copyright and Publisher (Hak Cipta dan Penayangan)” ini, setiap hasil karya para Penulis Cerpen menjadi lebih dapat dipertanggung jawabkan.

FAQ

FAQ (Frequently Asked Question) Pertanyaan dan Jawaban

Di www. penuliscerpen.com telah menyediakan pertanyaan dan jawaban, dimana nantinya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang paling umum, agar beberapa pertanyaan umum tersebut dapat langsung terjawab disini.

Pertanyaan:

Apakah boleh mengirimkan cerpen, namun cerpen tersebut pernah ditayangkan di tempat lain seperti facebook, blog atau tempat lainnya?

Jawaban:

Kami telah mengizinkan, cerpen yang pernah ditayangkan di tempat lain, lalu kemudian ditayangkan disini, hal demikian dikarenakan CERPEN TERSEBUT HASIL KARYA KAMU SENDIRI (ORSINIL).

Pertanyaan:

Apakah dengan telah mengirimkan hasil karya cerpen disini, nantinya akan mendapatkan bayaran/royalty atau semacamnya?

Jawaban:

Tidak, kami tidak memberikan bayaran/royalty atau semacamnya. www.penuliscerpen.com merupakan wadah untuk menayangkan cerpen-cerpen hasil karya para Penulis Cerpen, baik yang sudah profersional maupun yang sedang ingin belajar menulis cerpen, sesuai dengan hobby-nya membuat cerpen, sehingga kami menyediakan tempat bagi yang ingin menyalurkan hobby-nya agar supaya nanti hasilnya dapat dibaca oleh banyak orang seluruh penjuru dunia. Kami juga tidak meminta biaya kepada kamu yang ingin menayangkan cerpen disini. Sehingga kamu akan lebih leluasa untuk mengirimkan lebih banyak lagi hasil karya cerpen kamu demi untuk mengepresikan diri dan menuangkannya melalui sebuah cerpen (Cerita Pendek), hal ini juga akan membuat kamu lebih akrab kepada para Penulis Cerpen lainnya.

Pertanyaan:

Apakah ada batas minimal jumlah kata, untuk mengirimkan cerpen disini?

Dan apakah ada batas maksimal jumlah kata juga?

Jawaban:

Di www. penuliscerpen.com telah membuat ketentuan batas minimal jumlah kata adalah 300 kata, hal ini tentunya akan memudahkan kamu untuk membuat cerpen-cerpen yang langsung tamat, atau sering disebut dengan cerpen full story.

Dan untuk ketentuan batas maksimal jumlah 10.000 kata, dimana nantinya akan kami buatkan menjadi cerita berseri/cerbung (cerita bersambung) dengan tanda (Part 1, 2, 3 dst.), dengan rata-rata per part-nya kurang lebih 1.000 sampai dengan 3.000 kata.

Pertanyaan:

Cerpen yang barusan dibaca, telah mengandung pelanggaran terhadap “Syarat dan Ketentuan Kirim Cerpen” yang berlaku. Lalu bagaimana cara melaporkannya?

Jawaban: Setiap pertanyaan dan pelanggaran yang terjadi segeralah laporkan melalui halaman KONTAK, kami akan segera melihat, memeriksa, membaca dan menindaklanjuti laporan yang diterima.

Tips Menulis Cerpen

Hai para Penulis Cerpen…

Halaman Tips Menulis Cerpen ini dibuat agar kita semua bisa menulis Cerpen dengan baik dan benar juga enak dibaca. Oleh karenanya pada halaman ini banyak sekali tips menulis yang terkandung didalamnya, sehingga sangat bermanfaat untuk terus disimak dan ditelaah lebih dalam, agar kamu-kamu yang belum pernah menulis Cerpen, sekedar ingin coba-coba dan ingin mengetahui lebih banyak tentang tips menulis Cerpen, maka bisa merujuk pada halaman ini.

Mari kita belajar bersama!!

Note:

Halaman ini akan terus mengalami perbaikan atau revisi, seiring dengan adanya masukkan dan tambahan tips menulis Cerpen dari para Penulis Cerpen lainnya.

Tips 1

Huruf

Huruf besar diawal dialog:

“Sayang kamu lagi apa?” = benar

“sayang kamu lagi apa?” = salah (huruf pertama)

Huruf kecil pada dialog lanjutan:

“Baru juga pulang, sudah mau pergi lagi,” sanggahku sambil menangis lirih, “rasa kangen ini masih belum terobati, cobalah untuk beberapa hari lagi disini.” (rasa = huruf kecil).

Kata “rasa” merupakan lanjutan dari dialog sebelumnya, hanya dijeda oleh sedikit narasi.

Jika dialog tidak dijeda, maka akan menjadi:

“Baru juga pulang sudah mau pergi lagi, rasa kangen ini masih belum terobati cobalah untuk beberapa hari lagi disini,” sanggahku sambil menangis lirih.

Note: (Beberapa penerbit masih menggunakan huruf besar, hal demikian biasa terjadi, karena sudah menjadi kebijakan dari masing-masing penerbitnya).

TIPS 2

Tanda Petik (“……”)

Huruf pertama dan huruf terakhir menempel dengan tanda kutip.

Contoh:

“Sayang kamu lagi apa?” = benar (menempel)

“ Sayang kamu lagi apa ?” = salah (ada spasi)

Tanda petik pembuka dialog ()

Tanda petik penutup dialog ()

Contoh:

“Sayang kamu lagi apa?” = benar

“Sayang kamu lagi apa? = salah

TIPS 3

Tanda Baca:

(.) Titik

(,) Koma

(?) Tanda Tanya

(!) Tanda Seru

Tanda baca semuanya menempel pada akhir kata dan kalimat didalam tanda petik, bukan diluar.

Contoh:

“Sayang kamu lagi apa?” = benar (tanda baca didalam tanda petik)

“Sayang kamu lagi apa”? = salah (tanda baca diluar tanda petik)

Contoh:

“Baru juga pulang sudah mau pergi lagi,” sanggahku sambil menangis lirih, “rasa kangen ini masih belum terobati cobalah untuk beberapa hari lagi disini.” = benar (tanda baca didalam tanda petik)

“Baru juga pulang sudah mau pergi lagi”, sanggahku sambil menangis lirih, “rasa kangen ini masih belum terobati cobalah untuk beberapa hari lagi disini”. = salah (tanda baca diluar tanda petik)

Penggunaan tanda baca koma (,) dan tanda baca titik (.) pada dialog:

Tanda baca koma dipakai, jika pada dialog masih terdapat narasi.

Contoh:

“Baru juga pulang sudah mau pergi lagi, rasa kangen ini masih belum terobati cobalah untuk beberapa hari lagi disini,” sanggahku sambil menangis lirih.

Tanda baca titik dipakai jika dialog selesai atau berhenti dan tanpa keterangan narasi.

Contoh:

“Baru juga pulang sudah mau pergi lagi,” sanggahku sambil menangis lirih, “rasa kangen ini masih belum terobati cobalah untuk beberapa hari lagi disini.” = benar (tanda baca didalam tanda petik)

Dialog diawali dengan narasi:

Aku bertanya padanya, “Sayang kamu lagi apa?”

Dia menjawab dengan tegas, “Sedang mempersiapakan barang-barang, karena besok pagi aku harus berangkat lagi!”

Penggunaan narasi diawal dialog, harus menggunakan koma yang menempel di akhir kata atau kalimat narasi, dilanjutkan dengan buka petik, lalu tulis dialog kemudian ditutup dengan tanda baca dan tutup petik.

TIPS 4

Frase:

Frase seringkali dipakai sebagai pelengkap penanda dialog, pemakaiannya kadang diawal dialog atau bisa juga diakhir dialog.

Para Penulis Cerpen seringkali menyebutnya dengan “dialog tag”.

Dialog tag sangat berpengaruh juga berfungsi sebagai penentu tanda baca diakhir dialog.

Berikut beberapa contoh dialog tag:

kataku (pakai tanda koma)

Contoh: “Aku mau pergi,” kataku.

tanyaku (pakai tanda tanya)

Contoh: “Sayang kamu lagi apa?” tanyaku.

ujarnya (pakai tanda seru)

Contoh: “Jangan pergi!” ujarnya.

tukasnya (pakai tanda seru)

Contoh: “Sudahlah lupakan aku!” tukasnya.

seruku (pakai tanda seru)

Contoh: “Kamu jahat!” seruku.

sanggahku (pakai tanda koma)

Contoh: “Aku masih mencintaimu,” sanggahku.

kata Mawar (pakai tanda koma)

Contoh: “Kamu benar-benar jahat,” kata Mawar.

tanya Mawar (pakai tanda tanya)

Contoh: “Kenapa kamu bisa setega ini?” tanya Mawar.

pekik Mawar (pakai tanda seru)

Contoh: “Kamu benar-benar jahaaatttt!” pekik Mawar.

tukas Mawar (pakai tanda seru)

Contoh: “Ingatlah! Seumur hidup, kamu tidak akan pernah melupakan aku!” tukas Mawar.

Mawar berkata (pakai tanda titik diakhir dialog)

Contoh: Mawar berkata, “Sayang jangan pergi.” Baiklah para Penulis Cerpen, ditunggu kritik, masukan dan revisinya!!

Terima Kasih

Salam Literasi

Tim Penulis Cerpen

(Visited 174 times, 1 visits today)
Ajak teman kamu untuk membaca Cerpen & bantu share ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *