Breaking News
Home > Beranda

Beranda

WWW.PENULISCERPEN.COM adalah sebagai media untuk mengirimkan cerpen (cerita pendek) dan merupakan tempat para Penulis Cerpen berkumpul.

Pada situs ini, kami telah membuka peluang kepada siapa saja dan kepada para penulis cerpen untuk mengekpresikan hasil karya tulisan cerita pendek untuk dipublikasikan atau ditayangkan, agar hasilnya karyanya dapat dibaca oleh pemirsa di seluruh dunia.

Kami akan memberikan fee kepada para Penulis Cerpen yang ingin mengirimkan hasil-hasil karyanya di sini, ini berarti penulis cerpen akan dibayar!

Bagi siapa saja yang berkeinginan untuk mendapatkan pembaca seluruh dunia khususnya di Indonesia. Inilah saatnya memulai untuk mendapatkan penggemar atau pengikut dari pemirsa setia kamu, dimanapun berada. Harapan dan keinginan pastinya akan terwujud, jika langsung kita laksanakan, ayo! jangan tunda lagi!!

Hasil karya para Penulis Cerpen pastinya akan selalu dihargai, karena telah dapat memberikan manfaat untuk “membudayakan membaca”. Siapapun kamu dapat mencobanya, baik yang sudah professional maupun yang sedang belajar membuat cerpen.

Harapan kami adalah agar para Pemuda Pemudi Indonesia dapat membiasakan diri untuk “membudayakan membaca” sehingga akan mendapatkan pengetahuan, ide, motivasi dan inspirasi dimana www.penuliscerpen.com merupakan hasil dari para Penulis Cerpen di Indonesia.

Sekian…

Terima Kasih

Salam Literasi

Tim Penulis Cerpen

(Visited 476 times, 5 visits today)
Ajak teman kamu untuk membaca Cerpen & bantu share ya!

Dilema Rindu (Part 3)

Sudah separuh jalan, motor yang dikendarainya tidak sekencang, waktu mengantar ku di pagi hari. Kini sudah pukul 15:00, sepertinya biasa dipertengahan jalan ini, ada sebuah tempat makan dengan sensasi out door ditambah dengan hamparan pemandangan perkotaan. Maklum saja di atas bukit ini semua yang berada di bawah terasa begitu kecil. …

Read More »

Dilema Rindu (Part 2)

Raga ku disini, namun entah kenapa sepertinya jiwa ku dibawa olehnya. Berawal dari pertemuan yang hampir menghadiahkan malapetaka, kini malah berubah 180 derajat menjadi karunia terindah. Sore ku berganti gelap gulita, namun tetap diterangi rembulan dan bintang nan jauh disana. Hamparan awan yang berarak sedikit berwarna kelabu, namun tetap tidak …

Read More »

Dilema Rindu (Part 1)

Hembusan angin malam yang begitu lembut, selembut sutera, menemani kesendirianku yang tinggal di suatu desa terpencil, dengan rumah berada di atas bukit, bahkan menatap rembulan saja sudah dapat membuat ku menjadi riang gembira, wajah malam selalu saja membuat ku banyak untuk merindukan seseorang, mencoba merenung wajah dan tokoh seseorang, menginginkan …

Read More »